KABAR MERPATI PUTIH DUNIA : Prajurit Kopassus Pecahkan Rekor Muri Mematahkan 55 Balok Es dengan Kepala dalam Satu Menit

Posted by Merpati Putih on 4 April 2016 with No Comments
in IPB

Sertu-Dwi-Andi-diangkat-rekan-rekannya-anggota-Kopassus-usai-memecahkan-rekor-dunia-595x340Rekor mematahkan balok batu es dengan jumlah 55 balok es ini merupakan tantangan tersendiri bagi Sertu Dwi Andi sebagai bentuk kecintaannya pada Korps Baret Merah yang memasuki usia 64 tahun. Selain sebagai tantangan yang membutuhkan keahlian tinggi, aksi ini, juga membutuhkan Ketepatan dalam menempatkan posisi kepala pada titik pemecahan es balok, dan kecepatan gerakan dalam pematahan serta pengaturan pernapasan untuk memusatkan konsentrasi tenaga pada kepala.
Untuk diketahui, demi memenuhi unsur-unsur itu, dilakukan latihan fisik dan teknik selama dua bulan lamanya.
Pemecahan rekor MURI yang digelar di Lapangan Bhirawa Yudha Grup 2 Kopassus, Kandang Menjangan, Kabupaten Sukoharjo, pada Senin, 4 April 2016, pukul 08.00 WIB dalam rangka memperingati HUT ke- 64 Kopassus yang diperingati setiap 16 April.
Sebelum acara inti yakni acara penyerahan rekor MURI, diawali dengan demo bela diri Merpati Putih oleh 84 prajurit Grup-2 Kopassus dilanjutkan dengan atraksi pematahan balok es. Acara puncak ditutup dengan penyerahan sertifikat MURI oleh Senior Manager MURI, Ngadri kepada penyelenggara dan pemrakarsa dalam hal ini Danjen Kopassus Mayjen TNI M.Herindra

OPEN RECRUITMENT

Posted by Merpati Putih on 30 November 2015 with No Comments

OPEN RECRUITMENT

 

Kegiatan open recruitment 2015 terangkum dIMG_7227alam rangkaian acara yang berkaitan. Rangkaian pertama adalah penampilan tim Merpati Putih IPB dalam demonstrasi UKM pada acara MPKMB 52 yang dilaksanakan pada hari Jumat, 21 Agustus 2015 di lapangan Gelora IPB (belakang Gymnasium). Tim MP IPB mendapat urutan paling akhir dalam penampilan namun mendapat perhatian dan sorak sorai paling ramai. Dengan narrator mbak Widi Siti Rodhiah tim MP IPB menampilkan beberapa jurus dan atraksi khas Merpati Putih yaitu pematahan benda keras. Masuknya tim MP IPB dengan membawa bendera Merah Putih dan bendera perguruan Merpati Putih menunjukkan bahwa Merpati Putih adalah kebudayaan asli Indonesia. Dilanjutkan dengan penampilan beberapa tata gerak dalam Merpati Putih, disambung dengan penampilan seni ganda oleh mas Syamil dan mas Dana. Puncaknya adalah pematahan benda keras. Kali ini timp MP IPB menampilkan pematahan yang tidak biasa, diantaranya adalah pematahan besi dragon yang setara dengan besi dongkrak menggunakan tulang rusuk, pematahan tiga besi dragon dengan tulang kering, dan pematahan besi dragon dengan satu jari. Pematahan juga dilakukan oleh pesilat wanita dengan menggunakan kepala dan tendangan mematahkan hebel setebal 7,5 cm.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan stand pada Open House 52 yang bertepatan pada tanggal 5 dan 6 September 2015 di lingkar CCR. Kedua hari ini stand MP IPB sangat ramai dikunjungi tidak hanya mahasiswa baru angkatan 52, juga mahasiswa S2 IPB hingga warga sekitar IPB yang
berkunjung ke Open House sangat tertarik dengan stand kami. Terpampang bendera perguruan kami dan senjata khas Merpati Putih, Kudi. Juga terdapat perjalanan MP IPB sejak masih di Baranangsiang hingga pindah ke IPB Dramaga yang bertahan sampai saat ini, dirangkum dalam foto-foto para senior MP IPB. Tidak hanya properti stand yang menarik perhatian, kami juga menyediakan beberapa hebel untuk dicoba dipatahkan oleh pengunjung stand. Dengan bimbingan singkat dari anggota Merpati Putih beberapa orang mampu mematahkan hebel namun tak sedikit pula yang tidak berhasil. Dari Open House 52 ini tercatat sebanyak 148 orang mendaftar UKM MP IPB.

IMG_7251

Selanjutnya disambung dengan acara halal bi halal anggota aktif MP IPB dengan para alumni. Dilaksanakan hari Minggu, 30 Agustus 2015 bertempat di aula sekretarian Merpati Putih IPB. Dihadiri oleh anggota aktif  MP IPB hingga senior angkatan 42 yaitu mbak Paulina, mas Arif angkatan 39, mas Anggie, mas (…..) beserta istri dan anaknya. Keluarga ini tetap menjaga tali silaturahminya meskipun telah bekerja di tempat yang ber beda beda hingga telah berkeluarga. Pada halal bi halal kali ini senior kami banyak memberikan ilmu yang di dapat ketika masa masa para senior latihan. Banyak trik yang kami dapatkan, mulai dari bidang laga, seni hingga teknik olah nafas dan implikasinya bagi kehidupan sehar-hari. Halal bi halal ditutup dengan liweut-an bersama, angkatan 52 yang paling baru hingga senior senior MP IPB duduk lesehan bersama. Meskipun mulainya acara mengalami keterlambatan, namun acara ditutup tepat waktu.

Rangkaian open recruitment terakhir adalah malam keakraban yang biasa kami sebut “KaSih” singkatan dari Keakraban dan Silaturahmi. Makrab diadadakan di villa Gunung Bunder pada hari sabtu dan minggu, 17-18 Oktober 2015.perjalanan dimulai pukul 13.30 dan tiba sekitar pukul 15.00. setelah menjalankan shalat ashar, kami sarasehan di ruang tengah. Saling memperkenalkan diri dengan ciri khasnya masing masing. Tak lama, kami beranjak ke halaman villa. Sedikit nostalgia, kami memainkan permainan 90an, tak jongkok. Permainan sangat seru! Mas Ardhi dan mas Bintang pun ikut main. Kompaknya, Lala jadi sasaran supaya jaga. Setelah lari lari dan jongkok jongkok, kita istirahat sampai gelap menutupi langit. Setelah shalat maghrib dan isya’, kita makan malam dengan cara yang sedikit berbeda. Seperti apa? Dimulai seperti biasa, makan lesehan, makanan dialasi daun pisang dan dibuat melingkar. Bedanya setiap 10 detik tiap orang bergeser ke arah kiri dan melanjutkan santap malamnya. Seru sekali karena makan nya tidak boleh berantakan karena akan dimakan untuk teman sebelah kita, tapi kalau sebelahnya porsi kuli ya harus terima tinggal sisa sisa penghabisan. Disitulah kita harus berbesar hati dan berbagi. Setelah makan habis di bersihkan oleh Riman, acara berlanjut ke games! Games dimainkan berkelompok, kelompok paling heboh adalah kelompok satu fengan kombinasi mbak Widi, Gita, Lala, Fitria dan Riman di dalamnya. Setelah games usai, kita berkenalan lebih dalam dengan Kolat Merpati Putih IPB . Dipimpin mas Gilang, diperkenalkan teman teman pengurus tahun 2015. Dilanjutkan dengan kisah kisah seputar keilmuan Merpati Putih oleh mas Abadi dan mas Fajar. Tak lama, momen ini harus disudahi karena waktu telah menunjukkan pukul 23.00. Dingin menyelimuti waktu istirahat kami malam itu.

Sebelum shubuh berkumandang, kami bangun dan bersiap melaksanakan shalat. Selesai itu kami bersiap menggunakan seragam MP menuju lapangan untuk latihan alam. Suasana baru latihan, dengan materi spesial. Kami sangat menikmati latihan hari itu, diatas rumput hijau dengan udara sejuk menjadi sensasi tersendiri. Tak terasa, usailah latihan alam hari itu. Setelah mengisi perut dengan bubur kacang hijau dan ubi rebus, kami lanjutkan ke pernainan lapang ! Kami dibagi dalam empat kelompok yang berneda dengan permainan semalam. Permainan dimulai dengan mencari peta masing masing kelompok di aula villa. Kemudian setiap kelompok menuju pos sesuai peta kelompoknya. Puncaknya, dua tim bergabung sehingga ada dua tim besar yang akan memainkan permainan final. Dibanding bermain, kami lebih senang memecahkan balon airnya hihi. Usai permainan kami membersihkan badan dan mulai persiapan pulang. Acara ditutup dengan makan siang dan penutupan.

 

-DIVISI INTERNAL-

Latihan Pengolahan Nafas Merpati Putih

Posted by Merpati Putih on 30 November 2015 with No Comments
in IPB

Latihan Pengolahan Nafas Merpati Putih

Oleh

Pradekita

Merpati Putih adalah salah satu ilmu beladiri yang ada di Indonesia,ilmu beladiri yang lahir tanggal 2 April 1963 di Yogyakarta . Masyarakat umum lebih mengenal pencak silat Merpati Putih dengan kemampuan menghancurkan benda keras, ilmu getaran( berjalan sambil  menutup mata), metode pengobatan. Kemampuan tersebut diperoleh dengan mengolah semua energi dalam tubuh atau menyerap energi yang ada di bumi dengan melakukan teknik pernafasan  bukan karena ilmu sihir,puasa,jimat,atau  mantra mantra . Teknik pernafasan merupakan inti dari latihan dasar di Merpati putih.  Latihan pernafasan adalah upaya mengaktifkan organ-organ tubuh,pengejangan otot dengan kondisi menahan nafas,dan menimbulkan reaksi kompleks dalam tubuh sehingga dicapai kondisi akhir pengendoran otot yang akibatnya normalnya perdaran tubuh sehingga tubuh menjadi sehat,rasa lelah akan hilang ketika selesai latihan pernafasan. Semakin sering latihan pernafasan dilatih dengan selalu buang, tahan, buang, tahan kembali nafas dengan disertai pengejangan otot akan didapatkan tenaga ( power ) yang luar biasa yang dapat digunakan untuk penghancuran benda benda keras seperti besi dragon,balok es,beton,dll. Selain mendapatkan tenaga (power) yang luar biasa dalam latihan pernafasan tetapi kita juga dapat mengolah energi dalam tubuh untuk kesehatan       

Olah Nafas dalam Merpati Putih

Posted by Merpati Putih on 25 November 2015 with No Comments

Olah Nafas dalam Merpati Putih

Oleh : Atia Dian Amaliah

Merpati Putih adalah salah satu perguruan pencak silat di Indonesia yang telah tergabung  dalam naungan bendera besar IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia). Seperti hal nya silat dari perguruan lain Merpati Putih juga merupakan aset budaya bangsa yang harus kita lestarikan sebagai ciri khas dan identitas kita sebagai bangsa Indonesia. Jenis aliran Merpati Putih mulai terbentuk sekitar tahun 1550an dan keilmuannya terus berkembang hingga saat ini selaras dengan kemajuan zaman namun tidak mengurangi ataupun melanggar nilai-nilai tradisi dan filosofisdari awal mulanya Merpati Putih dibentuk.

Dalam silat merati putih sendiri ada tiga kategori utama yang menjadi materi pokok yaitu beladiri, seni (khas merpati putihnya adalah tata gerak) dan olah nafas. Dari ketiga kategori tersebut yang saat ini akan dibahas oleh adalah mengenai keilmuan merpati putih terutama kategori olah nafasnya.

Bernafas adalah suatu kegiatan yang setiap saat kita lakukan. Bernafas adalah prioritas semua makhluk hidup karena tanpa bernafas semua makhluk hidup akan mati (kita semua tau akan hal itu ). Nah, hal inilah yang kemudian menjadi pondasi dasar MP mengembangkan tekhnik olah nafas yang dimana aplikasi dalam olah nafas ini daat mencakup banyak hal contohnya Getaran, Power, Naluri, Lontaran, Pengobatan, Bara api, dan lain lain. Dalam proses olah nafas teknik MP memanfaatkan energi dari ATP .

Dari mana sih ATP tersebut di peroleh?

Dalam teori listrik, kekurangan satu elektron dari satu atom akan menimbulkan gaya listrik. Ketika kita menghirup napas yang kemudian ditahan, akan terjadi pula kekurangan zat asam. Pada saat berlangsung kekurangan ini, timbul suatu zat baru yang sangat aktif untuk membantu mempercepat pengulangan peristiwa kimiawi tadi. Zat ini dikenal sebagai Adenose Triposphat atau disingkat ATP. Tenaga yang ditimbulkan ATP ini adalah 5 kali tenaga yang dihasilkan oleh peristiwa oksidasi itu sendiri. Untuk mendapatkan ATP diperlukan syarat-syarat, seperti penegangan otot, kemudian digabungkan dengan kemampuan psikis dan biologis. Kalau proses oksidasi terus berulang dengan cepat maka akan timbul getaran. Getaran bisa ditingkatkan frequensinya bila kita mengenal ciri-cirinya.

ATP sebenarnya merupakan bisa dibilang zat kimiabiologis yang ada di dalam cell, proses metabolisme tubuh tidak terlepas dari ATP itu sendiri, penguraian ATP -> ADP menghasilkan energi yang kita pake sehari-hari, proses ini terus berualang sehingga kita tetep idup … Selain terurai menjadi ADP, energi juga ada limbah (residu) dari proses yaitu Asam Laktat, makanya kalo kita sering kerja terus menerus timbul pegel, nah ini disebabkan asam laktat tersebut.

Asam laktat tersebut sebenarnya secara biasa kembali mengalami proses seperti diatas tetapi melalui proses yang cukup lama, melalui siklus metabolisme tubuh.Mekanisme pernapasan yang ujung-ujungnya menimbulkan energi (bio energi-inner power) sebenarnya adalah upaya memperpendek siklus metabolisme terutama pada penguaraian asam laktat tadi, dan ini tidak terlepas dari Oksigen atau yang lebih dikenal lagi eter, dengan sedikit oksigen asam laktat akan semakin cepat berubah dan menghasilkan energi yang besar. Proses ini sama seperti reaksi berantainya reaktor atom… (makanya klo orang yang udah nguasain tenaga dalam kan tenaganya kayak bom atom).

Kata kuncinya kekejangan tubuh, sedikit oksigen, konsentrasi, tahan latihan, doa.

Untuk proses olah nafas sendiri di mp ada banyak bentuk , dimulai dari yang paling dasar yaitu pengolahan, kemudian ada pembinaan dan masih banyak lagi yang lagi yang baru akan diberikan sesuai denagn tingkatan (berhubung penulis baru akan beranjak ke balik 1 jadi yang bisa dibagi baru dua bentuk ini ). Hal yang paling menarik dari olah nafas bagi saya adalah dalam hal getaran yang berhubungan dengan pengenalan naluri dan aplikasi lanjutannya bisa untuk pengobatan (keren kan?). Karena bagi saya saat kita mengenal naluri kita saat itulah kita mengenal diri kita yang sesungguhnya . oh iya sebenarnya mengenai getaran ini sendiri saya masih kurang paham jalur bagaimana hai itu terjadi , so saya mencoba mencari beberapa referensi dan inilah yang saya peroleh

Getaran pribadi dalamMP tidak lain adalah bagaimana kita mengenali STRUKTUR ATOM tubuh kita sendiri untuk menemukan ‘bentuk’, ‘warna’, ‘tekstur’, ‘struktur’, dan ‘karakteristik lain’ pada tubuh kita! Dengan begitu, ketika ada energi yang lepas dari atom tubuh kita akibat pancaran energi dari dalam tubuh (yakni nafas). Ingat, hasil olah nafas pada MP menghasilkan energi akibat dari proses respirasi yang menbentuk senyawa kimiawi ATP (adenosin triphospat) menjadi ADP (adenosin dwiphospat) + sejumlah energi di dalam sel-sel mitokondria pada otot. Energi yang dihasilkan ini mengakibatkan tumbukan elektron pada struktur atom tubuh dan membuat elektron keluar dari jalur ikatannya dan naik pada tingkat energi ikatan yang lebih tinggi. Pada kondisi ini, terjadilah efek fotolistrik dimana ia akan mengeluarkan gelombang (foton) dengan panjang tertentu dan memancar keluar sedangkan elektron itu sendiri kembali ke tempatnya semula sehingga tidak terjadi perubahan struktur atom. Pancaran gelombang (foton) dari tubuh ini kemudian mengenai obyek diluar tubuh dan menimbulkan kembali efek yang sama pada obyek yang dikenainya. Pantulan dari obyek yang dikenai gelombang dari tubuh ini kemudian ‘ditangkap’ kembali oleh tubuh (bisa tangan, badan, atau apapun yang digunakan sebagai ‘detektor’) dan sinyal-sinyal ini kemudian dikirimkan ke otak untuk diterjemahkan sebagai ‘sesuatu’.Oleh karena kita sudah mengetahui ‘getaran pribadi’ dan menguasainya, maka tidak sulit bagi pesilat untuk mendeteksi foton yang dipancarkan oleh obyek diluar akibat ‘tabrakan’ dari pancaran foton si pesilat. Dan proses latihan ‘getaran pribadi’ yang mengharuskan pesilat menggunakan ‘detektor’ lain selain mata (bisa tangan, telapak, punggung tangan, atau apapun) menyebabkan otak dapat merespon adanya sinyal-sinyal foton dari luar (yang sebelumnya ditangkap oleh mata saja) melalui detektor tersebut dan menterjemahkannya.

 

Itu teori yang saya peroleh dari referensi kira-kira seperti apa dan bagaimana getaran itu bekerja. Nah untuk pemahaman saya sendiri berdasarkan penjelasan-penjelasan dari pelatih , gerak naluri adalah gerak murni dari diri kita, gerakannyang tidak terkukung dan terbatas olek kelima indera yang selama ini kita ketahui. Gerak naluri adalah gerak untuk mengalahkan keegoisan dari sifat lumrah manusia. Menurut saya tujuan utama dari gerak naluri itu adalah pemenahan dari tiap pribadi ang ingin mencobanya, sedangkan dalam hal dapat menebak warna dalam keadaan mata tertutup dan juga hal aneh lainnya adalah aplikasi yang merubakan nilai tambah sedangkan utamanya adalah mengenai pembentukan pribadinya.

Bingung menjelaskan lebih jauh mengenai masalah keilmuan karena belum memperoleh sedikit dari ilmu yang begitu banyaknya. Namun intinya setiap materi yang kita peroleh di mp adalah hal yang baik yang memiliki keunggulan masing-masing sesuai dengan fungsinya.

– Your brain, interprets the vibration information to mean ‘blue’. – your brain processes billions of signals per second. Other materials in the vase send color signals that your brain integrates with the blue. Various types of atoms communicate additional information, such as texture, specularity, and reflectivity.—